Senin, 29 Juli 2013

CARA DEPOSIT BETONMARKETS

Yang harus anda siapkan terlebih dahulu yaitu: 1.PUNYA REKENING BANK BCA < aktifkan sekalian m-banking sewaktu pendaftaran di bank > 2.MENDAFTAR DI WEBMONEY 3.MENDAFTAR DI OMAHKOIN.COM ATAU INDOCHANGER.COM/NET 4.KALAU SEMUANYA SUDAH BERES IKUTI LANGKAH DI BAWAH INI:
Salah satu cara deposit Beton Markets adalah melalui agen pembayaran. Namun, periksa dahulu pada menu Kasir Beton Markets apakah anda sudah bisa deposit melalui agen pembayaran, jika belum silakan kirim email melalui menu Hubungi Kami kepada bagian support Beton Markets, minta agar bisa deposit dan withdraw melalui agen pembayaran. Langkah2 deposit / penyetoran modal Beton Markets melalui agen pembayaran omahkoin dan tacoauthorized(dot)com 1. Login di salah satu website agen pembayaran tukarduit(dot)com atau tacoauthorized(dot)com. Masukan Username dan Password lalu klik Login. Bagi yang belum memilik account di agen pembayaran tersebut, silakan untuk mendaftar dan mengaktifkan accountnya terlebih dahulu. 2. Klik BELI Beton Markets kemudian isi form pembelian secara benar. 3. Periksa ulang data yang diisikan pada form sebelum mengirimkan permintaan pembelian pada agen untuk diproses lebih lanjut. 4. Buka e-mail anda, temukan e-mail yang berisikan Konfirmasi Order BELI dari pihak agen. Periksa kembali data permintaan pembelian, kemudian catat No. Order, Jumlah Uang yang harus ditransfer, dan Nomor Rekening Bank atas nama pihak agen. 5. Transfer segera dalam waktu kurang dari 24 jam, agar permintaan pembelian tidak hangus atau dicancel oleh pihak agen. Sebisa mungkin gunakan ATM Non Tunai sehingga dapat mencantumkan berita pesanan. Hindari penggunaan setor tunai pada teller bank. 6. Setelah transfer, kirimkan konfirmasi kepada pihak agen baik melalui SMS ataupun e-mail sesuai format yang dijelaskan sebelumnya oleh agen pada e-mail Konfirmasi Order BELI. 7. Tunggu 5 menit sampai 2 jam, anda akan mendapat pemberitahuan dari pihak agen melalui SMS ataupun e-mail bahwa transaksi telah berhasil diproses. 8. Periksa segera balance account Beton Markets yang anda miliki.

Minggu, 28 Juli 2013

Trading Ala Sun Tzu: Seni Berperang (2)

DALAM HAL STRATEGI TRADING "Dalam hal metode militer, kita harus memiliki: (1) Pengukuran (2) Perkiraan kuantitas, (3) Perhitungan, (4) Menyeimbangkan peluang (5) Kemenangan."
Ketika datang kesempatan bertrading, Anda harus memiliki satu set aturan yang telah ditentukan atau sistem untuk membantu Anda mengevaluasi (mengukur) trading potensial. Kedua, Anda harus tahu posisi Anda ukuran untuk membeli jumlah/lot yang benar (kuantitas) berdasarkan pada ukuran modal Anda. Ketiga, Anda harus menentukan cut loss dan profit taking harga dan menghitung risk reward rasio untuk memastikan reward minimal 2 kali risiko Anda. Keempat, Anda harus tahu apa adalah probabilitas menang menggunakan sistem Anda dalam kondisi market saat ini. Terakhir, bertrading dan menunggu market untuk memutuskan apakah Anda benar dalam mendulang profit. "Jangan ulangi taktik yang telah mendapatkan Anda satu kemenangan, tapi biarkan metode Anda diatur oleh variasi keadaan tanpa batas." (Sun Tzu) Selama jangka panjang, kondisi market berubah. Sistem yang bekerja di masa lalu mungkin tidak relevan dalam kondisi market yang baru. Anda harus meninjau dan fine tune sistem ketika kondisi market berubah. Anda akan tahu ketika Anda sadar bahwa Anda memiliki lebih banyak kerugian daripada biasanya meskipun Anda mematuhi aturan sistem dengan ketat. "Seorang jenderal yang pintar, menghindari tentara disaat spiritnya tajam, tetapi menyerangnya ketika spiritnya sedang lamban dan cenderung untuk kembali. Ini adalah seni mempelajari suasana hati. " (Sun Tzu) Ide sentral dari trading adalah berkisar pada membaca suasana hati market. Tindakan harga, volume dan indikator adalah tanda-tanda bagi trader untuk melihat suasana hati market dan perilaku para investor. Anda akan bertrading dengan baik ketika Anda dapat menafsirkan suasana hati. "Ini adalah aksioma militer tidak untuk maju naik melawan musuh, atau pun untuk menentangnya ketika dia datang menurun." (Sun Tzu) Kunci untuk trading tidak untuk melawan trend. Ketika market trending naik, mencari peluang untuk long dan tidak short. Demikian juga, jika market trend menurun, mencari kesempatan untuk short dan tidak long. "Jenderal yang maju tanpa iri ketenaran dan mundur tanpa takut aib, yang memiliki pemikiran hanya untuk melindungi negaranya dan melakukan pelayanan yang baik untuk daulatnya, adalah permata kerajaan." (Sun Tzu) Trader harus menang di market bukan untuk membuktikan dan memamerkan bahwa dia benar, tapi untuk mencari keuntungan. Ketika ia salah, ia harus cut loss tanpa merasa aib. Hanya dengan memiliki mentalitas ini, dia bisa melakukan trading terbaik dalam akunnya. DALAM HAL MENANG DI MARKET "Jika Anda mengenal musuh dan mengenal diri sendiri, Anda tidak perlu takut hasil dari seratus pertempuran. Jika Anda mengenal diri sendiri, tapi tidak mengenal musuh, untuk setiap kemenangan yang diperoleh Anda juga akan menderita kekalahan. Jika Anda tidak mengenal akan musuh maupun diri sendiri, Anda akan menyerah dalam setiap pertempuran " (Sun Tzu) Ini adalah frase yang umum dikutip. Dalam trading, memang benar bahwa Anda perlu mengenal diri sendiri. Ini mencakup pemahaman psikologi Anda dan bagaimana Anda berperilaku atau bereaksi terhadap keuntungan dan kerugian. Musuh dalam hal ini adalah market. Anda perlu memahami market sebelum Anda melakukan segala bentuk investasi. Anda perlu mengambil waktu untuk memahami market, memastikan diri untuk memiliki keunggulan atas sisa investor. Dengan pemahaman yang baik, Anda dapat merancang dan menggunakan sistem untuk memanfaatkan pergerakan market. Selain itu, Anda akan mampu menerapkan taktik yang tepat untuk mengalahkan market. Jika Anda tidak memahami market dan Anda tidak memahami diri sendiri, kemungkinan Anda akan berakhir dalam kerugian. "Untuk mengamankan diri terhadap kekalahan terletak di tangan kita sendiri, tetapi kesempatan mengalahkan musuh disediakan oleh musuh itu sendiri." (Sun Tzu) Sebagai trader, Anda perlu untuk melindungi modal trading Anda dan mematuhi aturan sistem trading Anda untuk entri dan exit. Setelah Anda memastikan Anda telah melakukan bagian Anda, jumlah keuntungan atau kerugian akan ditentukan oleh market. Anda tidak memiliki hak untuk meminta setiap jumlah keuntungan dari market. Bahkan jika Anda mengikuti semua aturan ketat, mungkin Anda dapat loss tetapi Anda harus menerimanya dan melanjutkan. "Apa yang dahulu disebut pejuang cerdas adalah orang yang tidak hanya menang, tetapi unggul dalam memenangkan dengan mudah. Dia memenangkan pertempuran dengan berupaya tidak ada kesalahan. Tidak membuat kesalahan adalah apa yang membangun kepastian akan kemenangan, karena hal itu berarti menaklukkan musuh yang sudah dikalahkan. Oleh karena itu pejuang terampil menempatkan dirinya ke posisi yang membuat kekalahan menjadi tidak mungkin, dan tidak ketinggalan momen untuk mengalahkan musuh." (Sun Tzu) Untuk trading dengan benar adalah mengikuti sistem atau seperangkat aturan. Membuat kesalahan berarti trader tidak mematuhi sistem atau aturan ketika melakukan trading. Trader tidak mengikuti aturan karena dia dipengaruhi oleh emosinya, yang pada gilirannya terpengaruh oleh berita, rekomendasi, dan komentar dari yang lain. Untuk menang di market, trader harus berupaya untuk tidak membuat kesalahan, yaitu, ia harus mampu melakukan trading tanpa ada orang yang mempengaruhi pengambilan keputusannya. Hal ini terutama terjadi ketika ada kesempatan cut loss. Seorang trader yang gagal untuk cut loss melakukan sebuah kesalahan besar. Karena satu kesalahan dapat menghapus keuntungan dan modalnya. Hal ini sangat penting untuk memposisikan diri di market dengan berupaya tanpa membuat kesalahan. "Seni perang mengajarkan kita untuk tidak bersandar pada kemungkinan musuh tidak datang, tetapi pada kesiapan kita sendiri untuk menerima mereka, bukan pada kesempatan mereka tidak menyerang, melainkan pada kenyataan bahwa kita telah membuat posisi yang tak tergoyahkan. " (Sun Tzu) Seperti dibahas sebelumnya, seorang trader harus melakukan kecermatan untuk menempatkan dirinya dalam posisi sedemikian rupa sehingga ia memiliki probablitas lebih tinggi untuk menang di market. Anda tidak harus memiliki mentalitas menaklukkan market. Keuntungan ditentukan oleh market dan Anda tidak bisa memaksa. Sumber: www.bigfatpurse.com

Trading Ala Sun Tzu: Seni Berperang (1)

Seni Perang Sun Tzu adalah karya klasik yang banyak dibaca dan diterapkan pada berbagai bidang, karena sifat fundamental alaminya yang mudah diadaptasikan pada berbagai bidang kehidupan. Dalam posting ini, saya mengekstraksi beberapa bagian untuk diterapkan dalam trading dan dengan berbuat demikian, berharap untuk memperkenalkan konsep trading yang penting bagi Anda. Saya juga mengelompokkan dan mengkategorikannya untuk memudahkan pemahaman. Untuk meletakkannya dalam konteks trading, saya telah menganalogikan istilah sebagai berikut : - Jendral = Anda/trader - Pertempuran = Trading - Pasukan = modal/uang Anda
DALAM HAL MEMAHAMI MARKET "Kami tidak cocok untuk memimpin pasukan pada bulan Maret kecuali kita sudah familiar dengan wajah negaranya - pegunungan dan hutan, perangkap dan tebing serta rawa-rawa." (Sun Tzu). Seperti apa yang Warren Buffett katakan, "risiko itu bukanlah mengetahui apa yang Anda lakukan. Jika Anda tidak memahami market, Anda tidak cocok untuk berinvestasi di dalamnya. Anda akan mendapatkan modal Anda (tentara anda) tersapu habis" "Dia yang mengetahui semua hal ini, dan dalam pertempuran menempatkan pengetahuan ke dalam praktek, akan memenangkan pertempuran." (Sun Tzu). Tidak cukup baik jika kita hanya mengetahui teori dan konsep di balik investasi. Seorang trader harus mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dengan benar untuk mendapatkan profit dari market. DALAM HAL PSIKOLOGI TRADER "Seorang Jenderal, yang tak mampu mengendalikan kejengkelannya, akan meluncurkan anak buahnya untuk serangan seperti semut dipenuhi, mengakibatkan sepertiga anak buahnya gugur, sementara kota masih tak terkendali. Hal demikian adalah efek buruk dari pengepungan." (Sun Tzu) Jangan emosional terpengaruh oleh market atau kerugian. Jika trader terlalu bersemangat untuk mendapatkan keuntungan atau membalas dendam kerugian, trader bisa kehilangan kewarasan dan menjadi tidak rasional. Keputusan-keputusan yang diabil kemungkinan akan cacat dan berakhir dengan kerugian. Hal demikian adalah efek buruk dari trading yang impulsif "Ada lima kesalahan berbahaya yang dapat mempengaruhi seorang jenderal: (1) kecerobohan, yang mengarah pada kehancuran, (2) pengecut, yang mengarah untuk tertangkap, (3) temperamen tergesa-gesa, yang dapat dipicu oleh penghinaan, (4) kenikmatan kehormatan yang sensitif terhadap rasa malu, (5) over-perhatian pada pasukan, yang membawa dia pada kekhawatiran dan masalah" Psikologi adalah kunci untuk trader. Jika dia tidak bisa mengendalikan emosi dan karakternya, dia akan kehilangan uang dalam market. Jika dia ceroboh, ia akan membuat trading runyam tanpa memperhitungkan peluang untuk menang. Jika dia adalah seorang pengecut, ia tidak pernah bisa menang cukup besar untuk menutupi kerugiannya. Jika ia memiliki temperamen yang tergesa-gesa, dia akan mencoba untuk membalas dendam pada market yang berakhir dengan kerugian lebih besar. Jika dia membanggakan diri ketika ia menang, ia akan menjadi tenang ketika ia loss dan dia tidak akan pernah belajar dari kesalahan. Jika dia over perhatian pada kerugian, ia akan selalu khawatir dan tidak pernah dapat melakukan transaksi lagi dengan lebih baik. DALAM HAL MANAGEMENT UANG "Kontrol/pengaturan atas pasukan besar adalah sama prinsipnya sebagaimana kontrol atas beberapa orang, itu hanyalah sebuahpertanyaan tentang pembagian jumlah mereka." (Sun Tzu) Trading modal besar adalah sama halnya dengan trading modal kecil. Anda seharusnya tidak terpengaruh oleh angka absolut kerugian dan keuntungan ketika bertrading. Ikuti sistem dan aturan normal dan membagi modal sesuai lot dan posisi yang tepat. DALAM HAL MENJAUH DARI MARKET "Dia akan menang, yang tahu kapan harus melawan dan kapan tidak melawan." (Sun Tzu) Peluang tidak selalu tersedia di market. Ada saat bahwa sistem trading Anda tidak akan bekerja dan penting untuk absen dari trading market. Jika Anda bersikeras dalam trading market dalam kondisi seperti itu, Anda akan berakhir dalam serangkaian kerugian dan menguras modal Anda yang tidak perlu. Ketika Anda mengalami serangkaian kerugian, itu adalah tanda jelas bagi Anda untuk menghentikan trading. Renungkan apakah itu adalah masalah dengan diri sendiri, atau sistem yang tidak bekerja di bawah kondisi market tertentu. Selama menjalani refleksi Anda, hentikan semua kegiatan trading Anda sampai Anda mengetahui masalah yang sebenarnya. Anda akan belajar lebih banyak tentang diri Anda, sistem trading dan market. Pengalaman ini akan membantu dalam menilai kapan untuk trading dan kapan tidak bertrading di masa depan. Tidak melawan bukan bermakna pengecut, itu adalah mantra "bertahan hidup untuk melawan di hari lain". "Jika pertempuran ini yakin akan menghasilkan kemenangan, maka Anda harus berjuang, meskipun penguasa melarangnya. Jika pertempuran tidak akan menghasilkan kemenangan, maka Anda tidak harus berjuang bahkan saat ada penawaran penguasa." Penting belajar untuk trading ketika ada peluang menguntungkan untuk melakukannya. Tapi lebih penting lagi belajar untuk tidak trading ketika situasi tidak menguntungkan. Sumber: bigfatpurse.com

Jenis Trader Harian

Trader harian (day trader) adalah mereka yang tidak menahan posisi tradingnya lebih dari sehari. Mereka cenderung untuk menutup posisi pada hari yang sama, apapun yang terjadi. Karena karakteristik trading yang demikian, para trader harian bisa dikategorikan sebagai spekulator. Trader harian ada di berbagai jenis pasar, bisa di pasar saham, derivatives, futures, forex atau options. Tujuan utamanya adalah mengejar profit harian sebanyak mungkin dengan frekuensi trading yang tinggi. Ada 2 jenis trader harian, yaitu trader institusi dan trader retail. Keduanya adalah spekulator, bukan investor.
Trader harian institusi Trader harian institusi adalah spekulator yang bekerja untuk sebuah institusi keuangan. Mereka memiliki keuntungan-keuntungan tertentu yaitu bisa akses ke berbagai sumber yang mungkin sulit diakses trader retail pada umumnya, trading tools yang mutakhir dan lengkap serta fasilitas komputer, software dan komunikasi on-line yang sangat memadai. Selain itu dana segar dalam jumlah besar selalu mengalir ke account trading yang dikelolanya sehingga mereka tidak khawatir akan kehabisan dana jika terjadi margin call. Pada institusi keuangan besar dengan management yang mapan, para trader didukung oleh beberapa team dengan tugas yang berbeda-beda, ada yang khusus memantau rilis berita fundamental dan ada yang menganalisa data-data teknikal. Trader mengelola dana klien di institusi tersebut dan biasanya bekerja sesuai target yang ditentukan perusahaan. Trader harian retail Berbeda dengan trader institusi, trader harian retail adalah spekulator yang bekerja untuk dirinya atau kelompoknya sendiri. Mereka trading dengan dana pribadinya atau dana hasil patungan dari beberapa trader. Ada juga yang mengelola dana pihak lain dengan perjanjian tertentu. Di Amerika Serikat ada pembatasan jumlah dana yang bisa dikelola oleh seorang trader harian retail, mereka juga tidak diperbolehkan mengiklankan diri sebagai penasehat (advisor) investasi atau manager investasi. Berbeda dengan trader institusi, pada umumnya trader retail tidak mempunyai fasilitas untuk bisa akses ke berbagai sumber. Mereka mengandalkan fasilitas software trading yang diberikan broker, ditambah mungkin berlangganan pada penyedia data untuk memperoleh informasi tertentu. Dana yang dikelola trader harian retail relatif terbatas dan jauh lebih kecil dari trader institusi. Dimasa lalu sebagian besar trader harian adalah trader institusi, namun dengan perkembangan teknologi komunikasi dan IT yang sangat pesat, sejak pertengahan tahun 1990-an jumlah trader harian retail mulai booming. Bersamaan dengan itu banyak broker-broker baru yang muncul dengan fasilitas software yang cukup memadai dan persyaratan trading yang bersaing. Meski terdapat pro dan kontra, namun jumlah trader harian retail terus bertambah baik di pasar saham, derivatives atau forex. Menurut Adam Leitzes dan Josh Solan dalam bukunya ‘Bulls, Bears and Brains: Investing With the Best and Brightest of the Financial Internet’, kondisi pasar yang paling disukai trader harian adalah volatilitas yang tinggi, tanpa mempedulikan arah trend jangka panjang. Mereka bisa beradaptasi dengan cepat pada kondisi pasar apapun. Khusus untuk pasar forex, data menunjukkan sejak tahun 2010 volume perdagangan hariannya adalah 4 trilliun US dollar, yang terbesar dari semua jenis pasar yang ada. Diperkirakan partisipan dari 10% jumlah tersebut adalah trader retail. Belum lagi fasilitas leverage yang diberikan broker ada yang hingga 1:1000 (di Amerika Serikat ketentuan leverage maksimum adalah 1:50), membuat trading di pasar forex makin semarak. Namun demikian para trader harus selalu waspada terhadap broker-broker yang tidak teregulasi dengan benar dan cenderung menipu atau scam. Sumber : en.wikipedia.org - Day Trader

Apakah Anda Telah Siap Menjadi Seorang Trader Forex Beneran?

Setiap trader forex bisa mempelajari cara untuk mencapai sukses, yaitu minimal menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang. Disamping kemampuan memahami metode dan strategi trading, sangat dibutuhkan kesiapan mental yang berperan besar dalam trading forex. Berikut ini tujuh hal yang perlu Anda perhatikan selagi Anda bersiap untuk trading di pasar forex dan menjadi seorang trader forex beneran:
1. Apakah Anda telah siap untuk rugi? Benar, pertanyaan pertama yang mesti Anda jawab adalah apakah Anda telah siap rugi seperti para trader profesional? Jika Anda tidak ingin menerima kenyataan bahwa Anda bisa mengalami kerugian dalam trading, sebaiknya Anda tidak membuang waktu di pasar forex dan berhenti trading. Jika Anda bisa menerima kerugian, langkah selanjutnya menentukan berapa jumlah kerugian yang bisa Anda terima dalam rencana trading Anda. Jumlah kerugian atau resiko ini harus ditentukan dengan rasional dan logis, tidak terlalu kecil atau besar dibanding dengan balance dalam account trading Anda. Banyak trader yang menetapkan resiko pada kisaran 2% sampai 5% dari balance (jika belum ada posisi atau posisinya sudah closed) atau equity (jika masih ada posisi open) untuk setiap kali buka posisi trading. Jika Anda lakukan hal ini dengan konsisten, maka Anda akan terhindar dari pengaruh emosi Anda untuk ‘balas dendam’ pada pasar yang pada akhirnya Anda melanggar komitmen rencana trading yang telah Anda buat. 2. Apakah Anda telah siap untuk bisa bersabar menunggu sinyal trading yang valid? Bersabar menunggu sinyal trading yang valid. Ya, apapun metode trading dan strategi yang Anda gunakan, tentu ada kriteria yang baku kapan Anda boleh membuka dan menutup sebuah posisi trading. Kriteria baku yang sudah terpenuhi dinyatakan dengan sinyal trading yang valid. Jika ingin hasil trading Anda sesuai dengan metode dan strategi trading yang telah Anda uji sebelumnya, seharusnya Anda bersabar menunggu sinyal trading yang benar-benar valid sebelum masuk pasar. 3. Apakah Anda telah siap untuk bisa mengendalikan emosi Anda ketika trading? Trading forex secara profesional memang tidak seharusnya melibatkan emosi. Emosi bisa merusak rencana trading yang pada akhirnya membuat hasil trading Anda meleset jauh dari yang Anda perkirakan. Anda harus siap untuk bisa mengendalikan diri dengan komitmen yang jelas dan pasti, yaitu dengan melihat kondisi pasar seobyektif mungkin, tidak mengintervensi posisi trading yang sedang direspon pasar dengan misalnya merubah level stop loss atau target profit tanpa sebab, tidak over-trading dengan masuk pasar berkali-kali karena ingin ‘balas dendam’ ketika loss atau euforia setelah profit. Salah satu cara yang baik agar emosi Anda tidak ikut terlibat ketika trading adalah dengan menetapkan besarnya resiko yang paling dapat kita terima, tidak lebih dan tidak kurang. 4. Apakah Anda telah siap untuk bisa disiplin? Disiplin dalam trading forex bukan berarti Anda harus memantau layar komputer terus-menerus menunggu datangnya sinyal untuk trading, melainkan Anda harus benar-benar mengikuti aturan baku dalam rencana trading Anda. Anda hanya akan masuk pasar jika sinyal trading cukup valid, dan Anda tidak mengintervensi posisi trading Anda dengan merubah level stop loss atau target profit tanpa sebab. Jika sinyal trading muncul ketika Anda tidak memantau pasar sehingga Anda merasa telah ‘ketinggalan pasar’, lupakan dan tunggu kesempatan berikutnya. Dalam hal ini, jika Anda trading pada chart daily dan setiap hari memantau harga pasar, kecil kemungkinannya untuk ‘ketinggalan pasar’ dibandingkan jika Anda misalnya menggunakan chart 15 menit atau 5 menit. Selain itu, sebaiknya Anda membuat jurnal trading yang berisi history hasil trading yang telah dan sedang Anda lakukan, untuk dievaluasi secara teratur guna memantau kedisiplinan Anda dalam trading. 5. Apakah Anda telah siap dengan cara pikir seorang trader forex, bukan cara pikir seorang penjudi (gambler)? Benar, pasar forex bukan arena main judi seperti kasino atau roulette, pasar forex adalah riil dan bukan sebuah permainan judi. Jika cara pikir Anda seperti seorang penjudi, persepsi Anda dalam trading menjadi kacau dan interpretasi Anda terhadap pergerakan harga pasar jadi dangkal. Besar kemungkinannya Anda akan menerapkan cara-cara judi pada rencana trading Anda, dan sangat mungkin Anda akan over-trading karena kecanduan trading (trading addict) yang melibatkan emosi. Jika Anda kebetulan seorang penjudi atau masa lalu Anda adalah penjudi, cobalah memahami pasar forex dengan benar agar cara pikir Anda seperti seorang trader forex profesional. 6. Apakah Anda telah siap untuk bisa mengalahkan ego Anda dengan tidak mencoba mengendalikan pasar? Semua variabel dalam pasar tidak bisa Anda kendalikan untuk mengikuti kehendak Anda. Satu-satunya variabel yang bisa Anda kendalikan dalam trading forex adalah diri Anda sendiri. Anda tentu tidak bisa mengendalikan para trader di bank untuk membuka posisi buy atau sell sehingga harga bergerak naik atau turun seperti yang Anda inginkan. Jika Anda over-analyzing (terlalu berlebihan dalam melakukan analisa pasar), Anda cenderung untuk membenarkan prediksi Anda yang berarti Anda telah mencoba mengendalikan pasar. Anda harus siap untuk bisa obyektif dalam menganalisa pergerakan harga pasar dengan menerima kenyataan bahwa pasar memang tidak bisa dikendalikan. Kendalikan diri Anda dengan mengalahkan ego Anda dalam trading. Biarlah pasar bergerak seperti apa adanya karena dalam trading pasarlah yang paling benar. 7. Apakah Anda telah siap untuk bisa bekerja keras dan terus belajar? Seperti halnya profesi yang lain, seorang trader forex dituntut untuk bisa bekerja keras guna memperoleh hasil trading maksimal. Kerja keras bukan berarti sering masuk pasar dengan harapan sering profit, tetapi belajar dari kesalahan, disiplin dan selalu melakukan evaluasi dari waktu ke waktu. Selain itu belajar dari trader yang telah sukses juga perlu dilakukan guna menambah ilmu dan pengetahuan Anda dalam trading. Jika Anda telah merasa siap dengan ketujuh hal diatas, artinya Anda telah siap menjadi seorang trader forex beneran. Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com

Benarkah Forex Trading adalah Bisnis Online yang Paling Prospektif

Di suatu forum, pernah ada bahasan tentang “Apa sih Bisnis Online yang Paling Prospektif?” Dari kebanyakan komentar yang ada, banyak yang menganggap bahwa forex,-yang dimaksud di sini adalah forex trading- dianggap sebagai bisnis online yang paling prospektif. Menyimak komentar-komentar yang ada saya jadi bertanya-tanya, benarkah seperti itu? Sebelum kita menilai apakah pendapat tersebut benar atau tidak, ada baiknya kita simak alasan-alasan yang mendasari pendapat tersebut Ada beberapa macam alasan yang dikemukakan oleh temen-temen yang berpendapat bahwa forex trading adalah bisnis online yang paling menguntungkan. Coba kita simak satu persatu yaa… Alasan pertama yang dikemukakan adalah: melihat volume transaksi per hari alias uang yang terlibat dalam bisnis ini berkisar trilyunan rupiah. Ok deh… nilai total transaksi yang sedemikian besar memang cukup menggiurkan dan bisa diartikan bahwa prospek bisnis ini lumayan cerah
Alasan kedua: perkembangan bisnis forex trading, khususnya di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir ini sangatlah pesat. Pesatnya perkembangan forex trading, terutama di Indonesia, ditandai dengan bermunculannya perwakilan-perwakilan broker dari luar negeri dan juga broker-broker baru asli dalam negeri. Hal ini menunjukkan bahwa market perdagangan forex dianggap masih besar sehingga dianggap menguntungkan untuk digarap. Bahkan bukan hanya broker-broker baru mauoun perwakilan broker yang bermunculan, tetapi juga bisnis lain yang menunjang kegiatan forex trading ini seperti misalnya bisnis exchanger dan juga IB (Introducing Broker) banyak bermunculan. Ini juga bisa menjadi indikator yang menunjukkan bahwa memang peminat kegiatan forex trading ini masih lumayan besar dan diharapkan pertumbuhannya akan terus positif di masa yang akan datang. Alasan ketiga: bisnis ini akan tetap bisa berjalan selama seluruh dunia belum menggunakan matauang tunggal,- satu hal yang kayaknya sangat sulit untuk terjadi So, kayaknya sih bisnis ini bakalan masih bisa berjalan untuk jangka waktu yang lama Alasan keempat: ini yang menurut saya paling menarik Dalam bisnis ini, kalo kita bertindak sebagai trader, kita tidak mengenal adanya “pesaing”. Menurut saya, ini alasan yang sangat menarik. Gimana nggak menarik tuh… satu bisnis tanpa pesaing dengan kemungkinan perolehan profit yang hanya tergantung pada besarnya modal plus kemampuan kita sendiri Menarik bukan? Mana ada sih… bisnis yang tanpa pesaing selain menjadi trader forex? hihihi… Tidak seperti di bisnis jual-beli yang lain dimana kita akan merasa tersaingi apabila muncul pedagang baru, sebagai trader forex, kita gak perlu khawatir apalagi merasa tersaingi kalo semakin banyak trader yang bermain di market. Justru, semakin banyak trader (plus modal yang terlibat), market akan semakin aktif. Semakin aktif market, semakin besar kemungkinan kita untuk mengambil keuntungan. Jadi, semakin banyak trader baru, justru semakin menguntungkan Oya, satu hal lagi, semakin “kompak” trader yang ada di market, semakin mudah juga kita membaca arah market Jadi memang dalam forex trading, nyaris gak ada persaingan antar trader Malahan, kalo mau, (secara teoritis) kita bisa kompak bareng-bareng open position supaya lebih mempengaruhi arah market. Kalo perlu, kita bisa bikin semacam gerakan kekompakan trader misalnya “gerakan sejuta trader sell GU” Xixixix… Gak ada yang rugi kok Malahan, dengan menggalang kekuatan untuk melakukan transaksi yang searah, bisa jadi kita bisa ikut mempengaruhi market hihihi Asyik kan? Apa yang saya kemukakan di atas itu memang hal-hal positif dari forex trading Nah, klo hal negatifnya? Mmm… yah, mungkin ini lebih berasal dari individu si trader. Banyak trader yang kurang bisa mengendalikan diri secara psikologis pada saat melakukan trading, sehingga tradingnya bukannya mendatangkan pendapatan, tetapi justru menghabiskan modal Banyak pula trader yang bertrading tanpa pemahaman maupun kemampuan analisis yang memadai dan hanya mengandalkan untung-untungan sehingga kegiatan trading yang dia lakukan tidak jauh beda dengan sekedar mengundi nasib alias berjudi Nah, sekarang mudah-mudahan anda bisa membuat penilaian sendiri, apakah forex trading ini memang bisnis online yang paling prospektif?

Dasar Psikologi Dalam Trading Forex

Sering kali pakar psikologi melakukan penelitian terhadap para pekerja profesional seperti pilot, polisi dan pemadam kebakaran untuk mengetahui kepribadian dan minat mereka yang akan sangat berpengaruh pada kinerja dalam pekerjaan yang telah mereka pilih. Saat ini institusi atau perusahaan yang membuka kesempatan kerja bagi profesi tersebut selalu melakukan test psikologi untuk mengetahui apakah pelamar memang cocok dengan pekerjaan tersebut. Kualitas kepribadian akan lebih menentukan dibandingkan dengan kriteria lainnya.
Berikut adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh para pakar psikologi dari University of Minnesota mengenai karakteristik trader forex yang telah sukses. Diantara para pakar tersebut adalah trader forex juga. 1. Sifat keterbukaan Para trader forex yang sukses selalu terbuka pada ide-ide baru. Mereka tidak menolak pada kemungkinan ide atau sistem lain jika memang bisa lebih efektif dan menguntungkan. Meski mereka telah memiliki dan menggunakan sistem dengan metode dan strategi trading yang profitable, namun tetap bersedia mencoba sistem yang berbeda jika memang tampak menjanjikan. 2. Sifat kehati-hatian Trading forex memerlukan kerja keras, baik dalam mempelajari faktor-faktor teknis trading maupun implementasinya. Para trader yang sukses selalu serius mempelajari semua hal dengan mempersiapkan diri semaksimal mungkin baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Mereka tidak akan trading jika merasa kurang siap, dan hanya akan melakukan trade jika semua kriteria dalam sistem tradingnya telah memenuhi syarat. Sifat kehati-hatian ini juga tampak pada rencana trading jangka pendek dan jangka panjang yang selalu ditaati serta jurnal trading yang selalu diperbaharui. 3. Kepribadian yang extrovert Pribadi seseorang bisa digolongkan dalam introvert dan extrovert. Introvert cenderung lebih memikirkan diri sendiri dan tidak ingin berbagi dengan orang lain. Meski trading forex adalah aktivitas yang sepenuhnya bisa dilakukan oleh seseorang tanpa perlu bantuan orang lain, namun para trader yang sukses merasa puas jika bisa berbagi dan bertukar pikiran dengan trader lain mengenai ide ataupun informasi yang didapatkan. Para trader sukses biasanya tidak ingin terisolasi dan selalu berusaha berhubungan dengan para trader lainnya. 4. Sifat ingin membantu sesama trader Trader yang sukses selalu ingin berbagi pengetahuannya pada trader lain guna membantu mereka mencapai tujuan. Mereka cenderung memiliki rasa kebersamaan bahwa yang lebih sukses seharusnya membantu mereka yang masih berjuang. Banyak trader forex yang sukses menjadi mentor atau coach trading bagi mereka yang membutuhkan bimbingan. Cara berpikir positif dengan orientasi sukses adalah sangat penting dalam semua bidang pekerjaan termasuk trading forex. Hal ini bukan berarti mereka yang tidak memiliki sifat-sifat seperti tersebut diatas tidak akan pernah sukses dalam trading forex, namun karakteristik trader sukses tersebut akan berkembang seiring dengan proses dalam trading. Sumber: www.learntotradethemarket.com - Forex Trading Psychology Basics

Perlakukan Forex Trading sebagai Bisnis

Ini pesan yang sering saya sampaikan kepada temen-temen trader, khususnya temen trader yang relatif baru. Mengapa hal ini perlu saya tekankan? Yah… jujur saja, saya masih banyak mendengar maupun melihat temen-temen yang nyemplung ke dunia forex karena menyangka trading forex ini sebagai jalan cepat untuk menjadi kaya. Well.. kalo anda juga berpikiran seperti itu, saya sangat menyesal, karena harus saya bilang… anda keliru Mungkin temen-temen yang berpikiran seperti itu terlalu banyak meresapi kisah-kisah sukses dari temen trader senior Saran saya… sebelum terpesona dengan hasil yang mereka raih sekarang, tanya dulu deh… “berapa lama mereka sudah belajar forex? apakah hasil yang mereka dapatkan itu bisa konsisten?” Oya, barangkali juga perlu ditanyakan, “berapa dana yang telah hilang sebelum mereka berhasil memperoleh hasil yang konsisten?” Hihihi… Mm… bukan bermaksud membuat anda patah semangat. Tapi… saya cuma mengingatkan: get real deh… Untuk menjadi trader yang sukses, anda harus memperlakukan trading seperti bisnis. Sebagaimana bisnis pada umumnya, bisa dikatakan tidak mungkin anda bisa menginvestasikan $ 50 kemudian mengubahnya menjadi $ 20.000 dalam waktu yang singkat. Memang sih… ada pengecualian, tapi, percaya deh… itu satu hal yang sangat jarang terjadi Memang, salah satu keunggulan dalam forex trading adalah tersedianya leverage yang ditawarkan oleh broker sehingga memungkinkan anda untuk bertransaksi dengan nominal yang jauh lebih besar dari modal yang anda tempatkan di account anda. Tapi… bukan berarti anda kemudian bisa dengan mudah mengeruk keuntungan dari forex trading ini loh… Intinya tetap saja, no pain, no gain Trus? Apakah berarti anda sebaiknya quit menjadi trader? Wehh… bukan githu maksud saya loh… Saya cuma ingin mengingatkan bahwa hal-hal mendasar yang berlaku dalam bisnis, berlaku juga di forex trading Apa saja tuh? Ok, bisa saya sebutkan beberapa contoh di sini: Pertama: forex trading memerlukan keseriusan untuk dipelajari. Seperti halnya bisnis yang lain, kita jangan berharap bisa dengan mudah mempelajari seluk beluknya dan dalam waktu singkat bisa sukses. Mempelajari tentang forex trading juga memerlukan kesabaran dan kemauan kuat. Kedua: forex trading memerlukan modal, supaya hasil yang didapat juga signifikan. Memang ada beberapa broker yang menawarkan modal gratis. Tapi, sangat jarang hanya dari modal gratis tersebut kemudian berkembang sehingga menghasilkan profit yang besar. Seringnya sih malahan modal gratis tersebut ilang alias MC dalam beberapa hari… Jadi, kalo ingin mendapatkan hasil yang besar jumlahnya, modal yang anda kelola juga harus relatif besar. Ketiga: modal dalam forex trading bisa berkembang hanya dengan pengelolaan yang baik. Jadi kita tidak bisa hanya ungkang-ungkang kaki kemudian WD secara teratur Meskipun kita trading dengan bantuan EA (robot trading) tetap saja kita mesti memantau account kita. Malahan, hampir bisa dikatakan, untuk bisa sekedar menggunakan EA pun kita mesti belajar dulu Keempat: forex trading mengandung resiko yang sepadan dengan kemungkinan profit yang dihasilkan. Jadi, sadari resiko yang harus siap anda hadapi. Bahkan mentor saya bilang: Jangan trading dengan uang yang anda tidak rela kehilangan. Jadi kalo sudah deposit, siaplah kemungkinan terburuk seandainya uang tersebut hilang, karena bagaimanapun, resiko hilang modal tetap ada dalam setiap bisnis. Ok, bukan maksud saya membuat anda batal untuk berniat menjadi trader Sejujurnya, saya justru seneng kok… kalo semakin banyak temen-temen yang memutuskan untuk menjadi trader. Malahan, saya merasa hampir seperti saudara dengan temen-temen trader yang saya kenal, meskipun belum pernah ketemu langsung Cuma… saya sedih kalo ada temen trader yang akhirnya memutuskan untuk berhenti trading dengan rasa sakit hati, kecewa atau malahan dendam. Itulah mengapa, saya selalu menanyakan kepada temen yang berminat untuk belajar trading: “sudah siap?” Memangnya siap apa sih…? Iya siap macem-macemlah… siap bersusah payah belajar, siap mental untuk loss juga Intinya sih… siap mental, siap waktu, siap tenaga dan siap modal Nah. jika anda sudah benar-benar menyadari segala resiko serta apa dan bagaimana forex trading itu, yuks… mari kita meramaikan market sumber : seputarforex.com

Jumat, 26 Juli 2013

PASAR VALAS

Dalam dunia Perdagangan Valas (Forex) dikenal 2 macam cara transaksi. Cara pertama dilakukan secara Offline (Konvensional) melalui telpon atau datang langsung ke lantai bursa, modal minimal biasanya antara Rp.15Juta sampai Rp.30Juta, sedangkan cara kedua dilakukan secara Online melalui internet. Cara kedua (Online) ini masih dibagi lagi menjadi 2 jenis, yang pertama adalah "Real Forex" dan yang kedua adalah "Betting Forex". Transaksi Online Cara I : Real Forex Menggunakan aturan yang sama dengan Sistem Offline (Konvensional), bedanya modal minimal yang diperlukan lebih kecil jika dibandingkan dengan sistem Offline, yaitu sekitar Rp.3Juta sampai Rp.5Juta karena menggunakan margin sebagai jaminan transaksi dengan nilai kontrak dan Initial Margin yang lebih rendah jika dibandingkan dengan Sistem Offline. Transaksi Online Cara I : Betting Foreex Menggunakan sistem "Betting", sistem ini beda dengan yang biasa dipakai (Real Forex). Kalo sistem Real menggunakan standart poin (pips) untuk menentukan keuntungan dan kerugian baru dikalikan jumlah uang yang diperdagangkan. Kekurangan sistem itu, untuk bisa main dan mendapat keuntungan yang cukup banyak, kita mesti gunakan modal yang sangat besar. Untuk mensiasati itu, di dunia trading forex kini terdapat sistem baru yang istilahnya kita membeli "Bet" sesuai dengan pergerakan nilai mata uang tertentu dan menjualnya setelah masa kontraknya habis (kontrak per 30 menit). Kelebihan sistem Betting Forex ini disamping tidak ada Spread (Selisih harga jual dengan harga beli), modal yang digunakan juga lebih kecil jika dibandingkan sistem Real. Modal minimal agar kita bisa main sekitar Rp.50Ribu (USD.5) dengan potensi keuntungan mencapai 93%. Dari segi biaya koneksi internet, sistem ini lebih hemat karena untuk setiap transaksi/trading yang kita lakukan, rata-rata hanya membutuhkan waktu 4 menit untuk online. Bahkan saat ini sistem betting sudah mulai banyak digemari oleh para profesional sekalipun, karena menggunakan modal yang kecil tetapi menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Sudah banyak perusahaan di Luar Negeri maupun di Indonesia yang menawarkan investasi dana yang diputarkan pada sistem ini yang dikenal dengan nama HYIP (High Yield Investment Program). Sistem Betting Forex ini disamping membutuhkan modal yang kecil, menurut kami adalah cara yang paling praktis, efektif dan efisien. Cara ini sangat mudah dipelajari oleh orang yang awam sekalipun, karena relatif tidak membutuhkan analisa teknikal yang mendalam. Transaksi bisa anda lakukan sewaktu-waktu dengan prosedur yang tidak berbelit-belit, semua bisa anda putuskan sendiri tanpa tergantung broker. Meskipun sekarang sudah ada beberapa perusahaan pialang yang menerapkan sistem ini, kami rekomendasikan Regent Markets (Ltd.) sebagai sarana trading anda. Sebuah perusahaan finansial berskala internasional yang memiliki beberapa kantor cabang di Hong Kong, Seoul, London, Malta, Cook Islands, Costa Rica, dll. Regent Markets (Ltd.) adalah anak perusahaan dari Regent Pacific Group (Ltd.) yang berpusat di Hong Kong dan telah terdaftar di Hong Kong Stock Exchange sejak tahun 1997, di Korean Stock Exchange dan di Deutsche Boerse. Melalui Regent Markets (Ltd.) inilah setiap transaksi Forex akan anda lakukan secara online.